Saat ku melihat sekeliling, ku mulai merasakan hal yg lain dari diriku.. apakah memang ini diriku..?? atau apakah saat ini sedang dirasuki makhluk yang tak pernah puas mengganggu anak Adam..?? lantas bila ku mengetahui dan menyadari hal ini, mengapa ku biarkan ia memasuki ruang jiwa ini..? ah.. betapa aku lemah tak mampu melawan nya...
Ku sibakkan jilbab ini, merasakan pancaran mata air yang dingin, namun menyejukkan wajahku.. aku akan segera bertemu dengan Nya.. Seolah ku merasa kan kehilangan harga diri,, aku malu.. sangat malu ..
namun, Engkau masih bersamaku, Rabbi..??
Adakah aku lupa, betapa cinta Nya melebihi apapun jua..
adakah aku lupa, bahwa karunia nya begitu sangat berarti bagi ku..dan begitu luas..
adakah aku lupa, kasih sayang Nya kepada hamba-hambaNya telah membuat iri para makhluk bercahaya..??
Engkau begitu mulia, dan begitu agung..
Dalam senjata ini, senjata yang telah Engkau karuniakan pada kami, senjata yang akan memfasilitasi kami dalam memohon pertolongan dan meminta bantuan dari Mu, ya.. dalam doa ini
ku memohon,, genggam erat lah hati ini dengan kasih sayang Mu, kuatkan jiwa dan bimbinglah hamba dalam membangun kekokohan iman yang mampu membentengi hamba dari segala rayuan sesat syaitanirrajim..
Meski ku belum mampu menjadi sempurna, bahkan untuk memenuhi separuh dari kesempurnaan saja aku belum mampu..namun, ku ingin mencintai Mu dengan ketulusan dan penuh pengharapan.. Rabbi.. bisikkan lah selalu senandung yang membuat ku merasakan pengawasan dari Mu, ku ingin mendekati Mu, dalam kekuatan cinta dari Mu...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar